Monday, 18 December 2017

Dinas Zaman Now

Sering saya berpikir, laman ini berjudul pnsbackpacker, tapi kok akhir-akhir ini saya malah jarang tidak pernah posting tentang aktivitas backpacking-an.

Hmm, pasca tugas belajar yang penuh nikmat april 2017 kemarin, sebetulnya saya sudah ditugaskan di tempat baru. Alhamdulillah masih di Jakarta dengan kemudahan akses bandara dan stasiun kereta ke segala arah. Sebenarnya juga, saya ditugaskan di tempat kerja yang makin banyak dinas luarnya. Tapi kenapa malah tidak ada postingan tentang backpacker ya?
Nah, ini kebetulan tugasnya dekat dengan kaki gunung Slamet

Pertama, alhamdulillah istri sedang hamil anak kedua ditambah anak pertama saya sedang lucu-lucunya. Tiada hal yang lebih menyenangkan dilakukan di akhir pekan selain mengamati bagaimana ia belajar hal-hal baru, kosakata baru, dan berusaha menunjukkannya kepada abinya. Anak pertama saya, Hafsa, masyaAllah begitu lengket dengan saya. Bagaimana saya tidak ingin pulang cepat dari kantor kalau tiap sore, setiap ada bunyi motor di depan rumah, Hafsa selalu lari ke jendela, melongok sambil teriak, "abiii, abiii"

Kedua, hasrat jalan-jalan saya agak menguap entah kemana. Sebetulnya kalau ditanya, masih mau nggak diajak mendaki lagi? Masih mau nggak diajak touring pedalaman atau menyusuri pantai-pantai yang sepi? Dalam hati kecil, pasti langsung teriak "mauuuuu". Tapi realisasinya lebih ke enggan. Terlalu banyak yang akan saya pertimbangkan ulang sebelum mengiyakan. Saya berubah drastis -setelah punya anak- dari yang suka kelayapan menjadi suka kepikiran. 

Ketiga, sebetulnya istri saya yang baik hati, mengizinkan sih untuk tetap traveling saat dinas luar. Tapi ia mengatakannya dengan berat hati. Artinya...Hihi...

Akhirnya, dengan ketiga dan poin-poin lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu, setiap DL saya paling hanya jalan kaki di sekitaran tempat menginap saja. Tak jauh-jauh. Kecuali kalau memang kebetulan tempat dinas saya berada dekat dengan tempat wisata, kaki gunung misalnya. Bahkan saya mulai lebih senang menghabiskan waktu malam ataupun pagi sebelum tugas sambil meringkuk di balik selimut dan nonton tv (FYI, saya nggak punya tivi di rumah, hihi. Jadi nonton fox crime di hotel rasanya sudah seru sekali).

Jadi, kalau zaman dulu, ketika dinas ke Surabaya, maka sabtu pagi saya sudah mendaki gunung batok. Ketika weekday dinas ke Malang, saya rencanakan hari jumat siang setelah urusan selesai sudah bisa jumatan di Ranu Pane (persiapan mendaki Semeru). Atau ketika ke Makasar, usai mengantar atasan ke bandara, saya keluyuran dari satu tempat ke tempat lain, sendirian. Namun dinas zaman sekarang berbeda. Lebih sering kalau pesan tiket balik, secepat mungkin setelah urusan selesai di hari jumat. Selamat tinggal keluyuran di hari sabtu minggu saat DL karena bercengkerama dengan anak istri saat akhir pekan lebih melegakan. Namun, sejatinya, hasrat traveling itu pernah dan masih ada. Mungkin kelak kalau anak-anak sudah kuat diajak bolang, insyaAllah saya akan mengajak mereka mentadaburinya. 

No comments:

Post a Comment